KAOS OBLONG AYAH

Seorang ayah yg masyur dan kaya raya sedang menderita sakit parah,
dikumpulkanlah 5 orang anaknya.
dikumpulkanlah 5 orang anaknya.
Beliau berwasiat:
"Anak-anakku, Ayah merasa harus menyampaikan sesuatu, bila ayah harus menghadap Alloh SWT ada permintaan Ayah kepada kalian. Tolong dipakaikan kaos oblong kesayangan Ayah ini. Walaupun sudah usang, tapi ini kaos kesayangan yg penuh kenangan semasa merintis usaha Ayah dulu. Tolong dikenakan bila Ayah dikubur nanti."
Tanpa bertanya dan berfikir panjang mereka mengiyakan permintaan ayahnya.
Akhirnya sang ayahpun wafat.
Ketika mengurus jenazah dan saat akan dikafani, anak-anaknya minta ke pak "modin" agar almarhum diperkenankan memakai kaos oblong itu sesuai wasiat ayahnya.
Akan tetapi sang ustadz menolaknya.
" Maaf secara syariat hanya 3 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dikenakan kepada mayat."
" Maaf secara syariat hanya 3 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dikenakan kepada mayat."
Maka terjadilah perdebatan antara anak-anak yang ingin memakaikan kaos oblong itu dan pak ustadz yang melarangnya
Karena tidak ada kesepahaman, datanglah ibu mereka dan memberikan secarik kertas yang merupakan wasiat ayahnya.
Sang anak pertama pun menerima Surat Wasiat, "ayo kita baca bersama sama siapa tahu ada petunjuk".
Maka dibukalah Surat Wasiat almarhum untuk anak-anaknya yang dititipkan kepada sang Ibu.
"Anak2ku, pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaos oblong kepada jenazah ayah".
" Lihatlah anak2ku, padahal harta ayah sangat banyak, uang melimpah, mobil mewah, tanah, kebun dan rumah mewah, tetapi tidak ada artinya ketika ayah sudah meninggal dunia".
" Bahkan kaos oblong saja tidak boleh dibawa mati.
Begitu tidak berartinya harta dunia, kecuali iman dan amal kebaikan kita".
" Bahkan kaos oblong saja tidak boleh dibawa mati.
Begitu tidak berartinya harta dunia, kecuali iman dan amal kebaikan kita".
Anak-anakku inilah yang ingin ayah sampaikan agar kalian tidak tertipu dengan dunia yang hanya sementara.
Pada akhirnya yang berguna hanyalah Iman dan Amal Shalih.
" Salam sayang dari ayah yang ingin kalian menjadikan dunia sebagai jalan menuju Ridlα Allah SWT".
Marilah ini sebagai renungan bagi kita semua.
_Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka._
_Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya._
_Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya._
_Lihat diri kita saat ini,_
_Sehebat apapun,_
_Suksespun setinggi langit,_
_tapi tanpa doa,_ _restu orang tua yang membesarkan kita_
_maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup._
_Sehebat apapun,_
_Suksespun setinggi langit,_
_tapi tanpa doa,_ _restu orang tua yang membesarkan kita_
_maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup._
_Uang bisa dicari,_
_ilmu bisa digali_
_jabatan bisa kita raih_
_tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali._
_ilmu bisa digali_
_jabatan bisa kita raih_
_tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali._
Komentar
Posting Komentar